The 4st International Conference On Technology, Education and Science (InCoTES) 2022

(8 November 2022) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta menyelenggarakan The 4st International Conference On Technology, Education and Science (InCoTES) 2022 dengan tema “Embracing Technology and Collaboration in Academic Publication” bertempat di Ruang Sidang Senat lt.1 Kampus Pusat UST yang dilaksanakan secara hybrid dengan Zoom Meeting dan Live Streaming melalui saluran Youtube LP2M UST.

Acara pembukaan disajikan tari tradisional dilanjutkan sambutan Kepala LP2M UST (Dr. Siti Rochmiyati, M.Pd.) dan sambutan sekaligus membuka acara secara resmi oleh Wakil Rektor I UST (Dr. Imam Ghozali, M.Sc.). Seminar dipandu oleh Moderator dari Siliwangi University, Indonesia Santiana, M.Pd. diawali pemaparan dari para tiga narasumber:

  1. Assoc. Prof. John Charles Ryan
    Southern Cross University, Australia and University of Notre Dame, Australia
    Topic: “Technology and Science Paper Title: Towards the Digital Environmental Humanities (DEH): Science, Technology, and Data Ecology in an Open Knowledge Era.”
  2. Assoc. Prof. Dr. Sharidan Shafie
    Universiti Teknologi Malaysia, Malaysia
    Topic: “Technology in Education”
  3. Dr. Sri Adi Widodo, M.Pd.
    Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, Indonesia
    Topic: “International Publication”

The International Conference on Technology, Education, and Science (InCoTES) merupakan konferensi tahunan yang diselenggarakan oleh LP2M UST sejak tahun 2019. InCoTES yang pertama diselenggarakan di Saphir Hotel pada tanggal 7 Desember 2019 dengan tema “Innovation Strategies: Industrial Revolution 4.0 to Society 5.0 ”. Karena pandemi COVID, InCoTES ke-2 dan ke-3 diadakan secara online masing-masing pada tahun 2020 dan 2021.

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) memiliki komitmen yang kuat dalam penelitian dan pengabdian kepada masyarakat baik dengan mitra universitas dalam maupun luar negeri. Jumlah peneliti di UST telah meningkat pesat, ditunjukkan dengan peningkatan dua kali lipat skor Sinta versi 3 dari sekitar 50.000 menjadi 100.233 baru-baru ini. Hal ini pula yang membawa UST menduduki peringkat kelima Sinta Score di antara perguruan tinggi di Yogyakarta, Indonesia.
Peningkatan skor Sinta yang cukup besar tidak lepas dari banyaknya publikasi penelitian di jurnal, buku atau Hak Kekayaan Intelektual (HKI). LP2M UST telah mengelola kurang lebih 39 jurnal dan 20 prosiding di bawah Operation Journal System 3, dan lebih dari 450 HKI yang sangat mendukung publikasi penelitian.